CSIRT

Tingkatkan Talenta Siber & Perkuat Keamanan Digital Pendidikan di Indonesia melalui Bug Bounty 2025

Dec 12, 2021 09:22 AM

Medan, 6 Desember 2025 – Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyelenggarakan Anugerah Bug Bounty 2025 sebagai bentuk apresiasi atas laporan celah keamanan yang valid, berdampak, dan memiliki poin tertinggi. Acara yang digelar di Universitas Sumatera Utara (USU) pada 2 Desember 2025 ini mengusung tema “Secure Our Future”, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan keamanan digital sekaligus mendorong lahirnya talenta siber nasional.

Bug Bounty merupakan skema keamanan kolaboratif yang melibatkan ethical hacker dari kalangan pendidikan siswa, mahasiswa, guru, dan dosen untuk menemukan dan melaporkan celah keamanan pada aplikasi yang dikelola Kemendikdasmen secara legal, terukur, dan aman. Tahun ini, total 1.032 peserta berpartisipasi dan 12 pemenang, yang terdiri atas 6 peserta didik dan 6 pendidik.

Kepala Pusdatin, Yudhistira Nugraha, menyampaikan bahwa pemindahan lokasi penyelenggaraan ke Sumatra Utara merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan pembinaan keamanan siber di sektor pendidikan. “Ini pertama kalinya Bug Bounty digelar di luar Pulau Jawa. Sumatra Utara memiliki ekosistem teknologi yang kuat, dengan banyak perguruan tinggi berbasis ilmu komputer. Kami ingin memperluas partisipasi talenta digital dari berbagai daerah,” ujarnya.


© CSIRT KABUPATEN SIJUNJUNG.
Design & Develop by Diskominfo Kabupaten Sijunjung